Sekarang Lo Bisa Cek Kondisi Luar Angkasa Via Google Maps

Kalau lo terjebak macet atau hilang arah di jalan tapi terlalu ribet buat nanya orang, Google Maps adalah solusinya. Aplikasi ini bisa banget ngebantuin kita buat memantau situasi jalan secara real time. Apalagi, ada fitur Google Street View yang nampilin pemandangan jalan biar kita enggak kesasar. Nah guys, kini google maps kian semakin tak terbendung. Pasalnya, kini lo bisa ngecek kondisi di luar angkasa tanpa harus naik roket dan jadi astronot. Yaps, cukup dengan Google Maps!

Nah, dalam rangka merayakan ulang tahun orang pertama yang menginjakan kaki di bulan, Neil Armstrong dan penghargaan atas jasanya, Google Maps menambahkan koleksi Street View mereka dengan 15 modul ISS (International Space Station). Artinya, Street View akan menampilkan lokasi luar angkasa. Untuk dapat mengetahui lebih jauh mari kita simak perjalanan google maps.

Ide Google Maps

Pertanyaan yang sering terbesit di benak kalian bagaimanakah cara pembuatan google maps? Nah guys, sebenaranya google maps tidak murni ciptaan google itu sendiri. Tahun 2004 dua bersaudara asal Denmark, Lars dan Jens Eilstrup Rasmussen menyampaikan pada Google sebuah ide peta yang tidak statis, tapi bisa digunakan untuk mencari lokasi dan diperbesar. Google tertarik dengan ide tersebut. Maka mereka membeli Where 2 Technologies, perusahaan yang digawangi dua bersaudara Denmark itu. Google membeli pula perusahaan bernama Keyhole. Mereka ini mengembangkan software visualisasi bumi yang nantinya akan menjadi Google Earth. Maka, dibuatlah tim beranggotakan 50 orang untuk mengerjakan Google Maps. Singkat cerita pada 8 Februari 2005, Google Maps dirilis pertama kali di Amerika Serikat, kemudian Inggris dua bulan kemudian.

Saat itu, Google sejatinya kalah start dari Yahoo soal peta online. Yahoo Maps sudah dirilis sejak tahun 2002. Tapi Google Maps dengan cepat menyalip dan akhirnya jauh lebih populer dibandingkan Yahoo Maps. “Memang bukan yang pertama, tapi peranan Google Maps dalam mentransformasi peta digital, membuatnya populer dan menjadikannya konsumsi publik tidak bisa disepelekan,” ucap Gary Gale, pakar di perusahaan peta Ordnance Survey yang dikutip detikINET dari Guardian, Selasa (10/2/2015). Google Maps terus berkembang. Tahun 2005 itu juga, Google menambahkan fitur untuk menunjukkan arah mengemudi atau ke transportasi publik. Komitmen Google di layanan peta digital semakin jelas ketika mereka merintis Google Earth.

“Tujuan kami adalah menciptakan peta seluruh dunia, sebuah bumi yang bisa Anda jelajahi,” kata John Hanke, pendiri Keyhole dan mantan Vice President Google Geospatial Division sampai tahun 2011. Maka terciptalah Google Earth. Kemudian Street View menjadi fitur tambahan Google Maps yang kontroversial tapi terbukti populer.

Terobosan Google Merambah ke Luar Angkasa

Dilansir dari Mashable, perusahaan raksasa yang didirikan Larry Page ini ternyata bikin inovasi terbaru menyangkut Google Maps. Inovasinya pun enggak main-main! Soalnya, meskipun kaki lo masih berpijak di tanah, lo bisa tahu kondisi luar angkasa. Kece, kan? Yap, sekarang lo bisa menjelajahi antariksa melalui Google Maps. Google Maps nambahin koleksi Street View mereka dengan 15 modul yang nampilin kondisi aktual luar angkasa dari International Space Station (ISS). Untuk mendapatkan data-data tersebut, Google bekerja sama dengan the National Aeronautics and Space Administration (NASA), the European Space Agency (ESA), the Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA), Russian space agency Roscosmos dan the Center for the Advancement of Science in Space (CASIS).

Gambarnya pun mengesankan. Soalnya, dalam mendapatkan foto-foto ini, Google ngelibatin Johnson Space Center milik NASA yang mengutus Thomas Pesquet, astronaut Badan Antariksa Eropa. Menurut Pesquet, ngumpulin gambar-gambar di ruang angkasa bikin dia ngerasain beberapa tantangan unik.

“Gua menghabiskan waktu enam bulan di ISS. Gua sulit ngejelasin apa yang gua alamin. Apalagi, saat ngambil gambar, gua harus fokus biar hasilnya lebih akurat dan ngegambarin kayak apa rasanya berada di luar angkasa” Ungkap Pesquet.

Bagaimanapun juga, ini jadi pengalaman berharga buat Pesquet. Dia juga ngungkapin rasa bahagianya melalui akun Twitter miliknya. Dia bilang, dia sangat ingin ngajak banyak orang ke luar angkasa buat nikmatin suasana di sana. Namun, hal tersebut udah bisa dilakuin melalui Google Street View. Diluncurinnya fitur terbaru ini merupakan bentuk perayaan ulang tahun Neil Armstrong yang jatuh pada 5 Agustus. Ini juga merupakan bentuk apresiasi atas jasa orang pertama yang menginjakkan kaki di Bulan tersebut.

Wah, lo enggak perlu berkhayal lagi dong, ngebayangin suasana antariksa kayak apa. Meskipun nasib lo enggak digariskan menjadi seorang astronaut, lo juga bisa ngerasain berada di ISS dan memantau kayak apa “lalu lintas” di luar angkasa. Penasaran? Coba aja intip dulu video ini!

Nah gimana uda tonton videonya kan? Sekarang lo bisa deh jalan-jalan ke luar angkasa cuma dengan Google Maps!