Penjelasan di Balik Tanggal Horor, Friday The 13th

Guys kalian tahu nggak kalau dinegara barat sana hari Jumat yang bertepatan dengan tanggal 13 merupakan sebuah simbol yang sangat tidak menyenangkan. Bahkan, mereka tak ragu untuk menyebut mitos turun temurun yang sudah ada sejak abad ke 19 ini dengan sebutan Black Friday. Alhasil, seperti sudah tak asing lagi jika mereka akan begitu berhati-hati dan waspada atas segala sesuatu nya. Nah, untuk mengetahui serba-serbi terkait mitos Friday the 13th ini, mending langsung simak saja di bawah ini.

Teori Kaum Kristen

Seperti dikutip dari analisadaily, angka 13 dan Jumat sudah memiliki berbagai asal-usul yang tak baik, terutama jika dihubungkan dengan kalender dan agama. Ini dikaitkan dengan teori awal yang begitu populer mengapa Jumat dianggap sebagai hari jahat dari kaum Kristen. Sebab, menurut tradisi yang ada, Jumat dianggap sebagai hari di mana Hawa memberi Adam sebuah apel dan mereka pun diusir dari Taman Eden.

Hal ini masih ditambah dengan pembahasan soal lukisan terkenal dari Leonardo Da Vinci “The Last Supper – Perjamuan Terakhir”. Dalam lukisan tersebut, digambarkan adegan sebelum penyaliban Yesus bersama 12 muridnya saat makan malam. Pada saat itu memang terdapat 13 orang di meja makan. Oleh sebab itulah kemudian angka 13 jadi dianggap sial atau berkaitan dengan bencana.

Yang lebih menarik, menurut Stevens, adalah mengapa orang mengasosiasikan setiap hari Jumat tanggal 13 dengan nasib buruk. Jawabnya, kata dia, ada hubungannya dengan apa yang disebut prinsip-prinsip “pemikiran magis” yang ditemukan pada kebudayaan di seluruh dunia.

Seperti kejadian tamu ke-13 yang hadir dalam Perjamuan Terakhir membawa petaka, sehingga apapun yang berhubungan dengan nomor 13 dikaitkan dengan nasib buruk atau kemalangan.

Diklaim sebagai Hari Kesialan

Karena kesialan tersebut begita di yakini, mereka yang percaya pun akhirnya memiliki sebutan sendiri. Iya, mereka yang memercayai Friday the 13th disebut dengan paraskavedekatriaphobia atau paraskevidekatriaphobia. Ini merupakan rujukan khusus dari triskaidekafobia atau fobia ketakutan terhadap angka 13. Se-fobia itukah? Dan pada kenyataannya mereka yang fobia pada hal tersebut pun tak sedikit jumlahnya. Di Amerika Serikat saja diperkirakan ada 17-21 juta orang yang memang takut pada angka 13, terlebih jika tanggal tersebut bertepatan dengan hari Jumat.

Friday The 13th Begitu Ditakuti Banyak Orang

Meski memang semua itu kembali pada keyakinan, tapi banyak fakta yang dianggap sebagai pembuktian kalau memang 13 dan Jumat begitu disegani oleh orang kebanyakan. Kira-kira seperti ini contohnya:

  • Banyak rumah sakit yang tidak memiliki ruang 13, beberapa bangunan tinggi pun seringkali melewatkan lantai 13 dan bahkan beberapa terminal penerbangan menghilangkan gerbang 13.
  • Mantan Presiden Amerika Serikat, Franklin D. Roosevelt diketahui tidak akan bepergian pada tanggal 13 di bulan apapun. Beliau pun tidak pernah menjamu makan jika tamunya berjumlah 13 orang.
  • Adapun banyak karya seni yang lahir dengan ragam cerita terkait 13 dan Jumat. Semuanya seolah penuh misteri dan cukup menggambarkan keadaan yang sebenarnya.

Friday The 13th, Dalam Pandangan Islam

Sejatinya, sang pencipta membuat semua hari adalah baik, bahkan di buat hari Jumat menjadi penghulunya hari. Semua angka baik dan Allah menyukai yang ganjil. Sudahkah datang berita kepada kita semua sebagaimana hadis Rasulullah SAW bahwa, Sebaik-baik hari di mana matahari terbit adalah hari Jumat. Pada hari itulah Adam AS diciptakan dan pada hari itu ia dimasukkan ke surga dan pada hari itu pula ia dikeluarkan dari surga. Kiamat pun tidak akan terjadi melainkan pada hari Jumat. (HR Muslim, Abu Daud, Nasai, dan Tirmidzi)

Hari Jumat adalah hari yang memiliki arti yang sangat istimewa bagi umat Islam karena merupakan hari raya bagi kita semua. Bahkan, salah seorang ustaz mengisahkan kepada saya bahwa sebelum Allah SWT memerintahkan kaum Yahudi pada zaman Nabi Musa AS untuk beribadah pada hari Sabtu, terlebih dahulu mereka diperintahkan untuk mengagungkan hari Jumat.

Namun, mereka meminta kepada Nabi Musa AS untuk digeser ke hari Sabtu dan kemudian terjadilah peristiwa “Ashabus Sabt” yang dikisahkan dalam Alquran. Banyak terdapat hadis-hadis yang memuliakan hari Jumat.

Begitulah kira-kira serba-serbi terkait Friday the 13th yang pernah jatuh pada tahun 2013 lalu. Yahh, semua memang kembali pada kepercayaan masing-masing, sih. Jadi, rasanya tak perlu begitu ditakutkan, sebab pada dasarnya kapanpun dan di manapun kesialan memang bisa datang tiba-tiba. Bukan begitu guys? Maka dari itu tak ada salahnya agar kamu selalu hati-hati dan waspada.