Negara Ini Rayakan Tanggal 11 Sebagai Hari Jomblo Nasional

Hallo guys, kalian semua tahu nggak kalau di China pada tanggal 11 November dirayakan sebagai hari Jomblo? Gatauu kann? Terus pasti kamu penasaran yahh, iyakan guys? Nah, sebenarnya perayaan macam apa sih? Sabar guyss,,, buat kamu yang berpasangan pasti sudah sangat akrab dengan tanggal 14 Februari yang biasa disebut Hari Valentine. Ternyata eh ternyata jomblo juga diperhatikan lho di dunia. Yaps, bernama Guanggun Jie, jadi setiap tanggal 11 November akan selalu jadi hari spesial bagi para muda-mudi yang masih belum menemukan tambatan hati di negeri tirai bambu ini. Yang penasaran pakek banget, yuks simak ulasan selengkapnya!

Sejarah Diciptakannya Tanggal 11

Nah guys, hari jomblo nasional ini pada awalnya di rayakan di berbagai universitan Nanjing pada tahun 1990an. Usut punya usut ternyata budaya ini memang berasal dari Universitas Nanjing pada tahun 1993. Kemudian mahasiswa yang lulus membawa budaya tersebut kedalam masyarakat dan menyebar dehh.

Kini sebagian besar para jomblo di China telah ikut merayakan hari spesial tersebut. Untuk merayakan Hari Jomblo, para lajang di China biasanya menyantap empat Youtiao (atau cahkwe) yang merepresentasikan empat angka 1 pada simbol 11.11 (11 November) dan satu bakpao yang mewakili simbol titik yang memisahkan empat angka 1 sebagai menu sarapan.

Awal munculnya Single Day ini adalah adanya protes perayaan hari Valentine oleh mahasiswa dari Universitas Nanjing. Mereka  juga ingin  punya satu hari untuk merayakan status jomblo mereka. Karena di China, para jomblo sering dipandang sebelah mata. Jomblo tidak lagi malu dengan status mereka. Kemudian tanggal 11 November (11/11) ditetapkan sebagai Single day yang dapat dinikmati oleh para jomblo di China.

Dipilihnya tanggal 11 November karena merupakan perpaduan angka 1 disemua angkanya. Itu menunjukkan jomblo yang masih sendiri. Mereka merayakan hari jomblo dengan berbelanja dan pesta sesama jomblo. Pada Single Day biasanya banyak dimanfaatkan pedagang untuk memberikan diskon untuk para jomblo. Ada beberapa jomblo yang menemukan pasangannya setelah datang ke pesta sesama jomblo tersebut.

Makna Tanggal 11 Sebagai Hari Jomblo Nasional

Di momen sekali seumur hidup ini, para orang-orang jomblo di Cina akan mencoba mencari peruntungan mereka menyangkut masalah percintaan yang sejatinya sering dinilai gagal. Nah, kalau kamu membayangkan ini sebagai hari yang menyedihkan, kamu salah besar lho. Para jomblo di China berupaya membuat tanggal 11 November ini sebagai hari yang menyenangkan. Mereka seringkali merayakan dengan mengadakan pesta sesama jomblo, yang berpasangan tak boleh ikut. Nah, karena banyaknya jomblo yang datang di pesta, maka peluang para jomblo bertemu jodoh pun makin besar. Jadi nggak heran deh, pasca dihelatnya pesta, beberapa jomblo biasanya mendapatkan pasangan. Hihihiii… bermanfaat juga ya kalau dipikir-pikir?

180 juta jomblo yang ada di China saat ini datang dari berbagai status, kebanyakan sudah menjadi sarjana dan berjuang menemukan pasangan paling tepat untuk menikah kelak. Kamu tahu nggak kenapa tanggal 11 di bulan 11 dipilih untuk merayakan Hari Jomblo? Sebab, perpaduan angka satu di semua bagian dirasa pas menggambarkan status mereka yang masih jomblo. Satu artinya sendiri dan 11 November memiliki empat angka satu.

Uniknya, Mereka Rela Telanjang Demi Memperingati Hari Jomblo

Kala itu, puluhan perempuan dan pria berkumpul di Guanggu Plaza yang terletak di kota Wuhan, China, dengan berpakaian minim. Dilansir dari Mirror, mereka rela berpakaian minim atau setengah telanjang demi menyerbu toko-toko untuk mendapat pakaian gratis. Ya, tak hanya diskon gila-gilaan, toko-toko juga rela memberikan busana gratis dengan syarat tertentu, (setengah) telanjang misalnya. Ada pula pusat perbelanjaan yang menawarkan diskon khusus up to 1000 Yuan atau hampir Rp 2 juta untuk mereka yang datang hanya dengan pakaian dalam. Kamu tergiur?

Bernama Black Day, Korea Juga Rayakan Hari Jomblo

Selain di China, ada juga Black Day yang dirayakan pada tanggal 14 April di Korea. Walaupun namanya Black Day, nggak berarti perayaan ini bernuansa suram. Tidak jauh berbeda dengan perayaan di China, para jomblo akan hang out dengan teman sesama jomblo untuk berbelanja atau sekadar makan. Hal yang khas dari hari ini adalah para jomblo akan berpakaian berwarna hitam dan makan jajangmyeon (mie warna hitam khas Korea). Pada Black Day ini layanan perjodohan juga menyediakan pelayanan khusus yang sangat diminati para jomblo di Korea.

Ada pula Single Awareness Day (S.A.D) yang menjadikan 15 Februari sebagai waktu spesial untuk para penyandang status jomblo. Single Awareness Day ini dirayakan sehari setelah hari Valentine. Hal ini untuk menunjukkan bahwa mereka baik-baik saja, tidak masalah dan bangga menjadi jomblo. Pada hari ini biasanya digunakan untuk berkumpul bersama keluarga atau teman. Selain itu, para jomblo juga melewatkan Single Awareness Day dengan menjadi sukarelawan ataupun dengan traveling. Tempat yang sering dikunjungi oleh para jomblo saat Single Awareness Day adalah Brazil. Soalnya di Brazil perayaan Valentine bukan pada 14 februari, tapi pada bulan Juni.

Jadi, gimana? Kamu yang jomblo mau langsung ke China atau ke Korea ? Hahahaa… Selamat berbahagia buat kaum Jomblo!