Harus Banget Kepo Dengan Kehidupan Orang Lain, Pentingnya Apa?

100 persen gue yakin lo semua pasti pernah dengar orang disekitar lho lagi menggosip yah kira-kira begini bunyi nya. Eh lo tau nggak sih, artis berinisial R itu lagi dekat sama Artis Berinisal A Lho, padahal kan Si R udah punya istri, iyakan? Atau begini deh satu lagi, Eh lo tau nggak Si Artis B Liburan ke Tokyo lho, wihh enak kali ya kalau jadi dia. Fix, lo semua pasti sering banget dengar kalimat sedemikian? Jujur deh, gue pribadi sih sering banget mendengarnya, bahkan di timeline twitter gue, ada aja teman-teman gue yang ngetweet tentang kehidupan orang lain yang menurut gue pribadi nggak ada faedah nya gitu untuk bahas.

Buat lo yang sepemikiran sama gue tentu akan bertanya, kenapa sih banyak orang yang disekeliling kita suka banget ngurusin kehidupan pribadi orang lagi, terutama para selebriti dan public figure lainnya. Sampai-sampai fenomena seperti ini bisa jadi ladang bisnis tersendiri, seperti yang kita ketahui banyaknya infotainment dan para penggiat social media yang menjadikan kehidupan pribadi para selebriti tanah air menjadi topik hangat yang always laku untuk dikulik.

Pernah penasaran nggak sih kenapa manusia demen banget kepo sama aktivitas dan kehidupan orang lain? Kenapa acara gosip di tv nasional yang membahas kehidupan pribadi orang tertentu hampir nggak pernah kekurangan penggemar dari generasi ke generasi? Bahkan di tahun 2004 sebuah penelitian Wert dan Salovey menyebut bahwa sebenarnya gosip itu nggak cuma hanya obrolan remeh yang nggak ada gunanya. Ternyata gosip juga bisa bermanfaat lho agar kita belajar dari pengalaman orang lain dan menerapkannya dalam kehidupan kita.

Nah, berarti ada baiknya juga dong kalau lo sering-sering ngegosip? Heheh. But, nggak juga ya sob, karna point gue sebetulnya bukan disitu. Point gua sebenarnya adalah dengan memahami pola kehidupan dan pengalaman yang dijalani oleh orang lain, karena sebetulnya kita bisa banyak belajar tentang apa aja kesulitan yang mereka hadapi, sikap dan tindakan yang sebaiknya dilakukan dan gimana reaksi lingkungan terhadap permasalahan tersebut.

Namun, sayangnya kebanyakan masyarakat khusunya warga negara Indonesia cenderung justru lebih melihat detail tentang bagaimana permasalahan kehidupan orang lain, yang sebagaimana kita tau bahwa hal tersebut sama sekali tidak memiliki nilai positif. Nah, seperti contoh artis yang gue sebutin diatas. Coba ya kalau misalnya kita bisa dan mau ngulik tentang kehidupan orang-orang hebat yang berhasil melakukan perubahan besar terhadap orang banyak, tentang jerih payah seseorang yang mampu menghasilkan karya atau tentang kegigihian seseorang yang berhasil meraih keuntungan miliaran rupiah. So, kebayang nggak sih lo, kualitas pembicaran yang sangat berbeda kalau aja kita bisa lebih banyak mengalokasikan waktu untuk mengulik kehidupan orang-orang hebat?

  • Asep : Eh lo tau nggak berkat kegigihan Jeef Bezos menekuni dunia online sekarang dia berhasil lho mengahlakan Bill Gates sebagai orang terkaya sejagat raya.
  • Andi : Wah, masak sihh. Emang berapa sih penghasilan Jeef sampai dia bisa kalah kan sih Gates sebagai orang terkaya di dunia, karna setau gua Bill Gates masih menjadi orang terkaya di dunia.
  • Asep : Haha, lo kok nggak percayaan banget sihh?116,6 miliar USD, noh segitu guys kekayaan yang ia miliki sekarang, sedangkan gates bertengger di urutan kedua dengan kakayaan. 92,9 miliar USD.
  • Andi : Wihhhh, kalau gitu gue nggak mau main-main lagi dan mulai sekarang gue harus menekuni pekerjaan dan mencintai pekerjaan gue, biar suatu saat nanti gue bisa sukses.

Nah, coba deh lo bayangin, beda banget kan kualitas pembicaraan ini jika kita bandingin tentang pembicaraan mengenai itu lho sepatu yang lagi ramai di pakek para artis-artis tanah air? Ya emang sih, informasi tentang selebritis lebih mudah di akses daripada orang-orang hebat itu. Lo nyalain tv aja, dikit-dikit yang nongol pasti acara gosip. Tapi bukan berarti lo kekurang sumber guys untuk ngulik cerita orang hebat. Terus gimana dong caranya kita bisa lebih mengalokasikan waktu buat ngulik dan kepo sama kehidupan orang-orang yang hebat dan keren?

Nah, salah satu yang paling praktis adalah dengan membaca biografi mereka. Yaps, membaca biografi itu ibaratnya lo membaca catatan perjuangan orang-orang keren yang berhasil berkarya dalam hidupnya. Bayangin deh, dengan lo baca buku biografi, lo bisa seolah-olah masuk dan menyelami kehidupan seseorang yang telah berhasil melakukan hal-hal keren dalam hidupnya. Lo bisa tau bagaimana perjuangan Jeef Bezos untuk sukses menekuni dunia bisnisnya. Percya deh, karna sebenarnya buaanyakkkk banget manfaat yang bisa lo dapat dari membaca biografi.

Nah, berikut ini gue mau kasih tau lo beberapa point tentang apa aja hal yang bisa lo dapetin dengan memahami kehidupan orang lain memalui biografi kehidupan orang lain. Okey guys, kita langsung masuk aja ke….

Manfaat Pertama

“Kita bisa tahu bahwa setiap orang yang berhasil memberi kontribusi terhadap kehidupan kita juga melewati tantangan dan perjuang yang nggak mudah”

Well, petunjuk pertama buat lo yang ingin mendapatkan manfaat dari membaca biografi yaitu adalah, lo harus memiliki rasa penasaran didalam diri lo. Sekarang pernah nggak sih lo ngerasa penasaran sama berbagai hal yang lo lihat di sekitar lo? Kenapa benda yang ada di tangan lo dan ukurannya tidak terlalu besar itu dapat dipake buat dengar lagu, foto dan komunikasi dengan banyak orang? Bagaimana bisa mobil bergerak untuk ngebawa lo jalan-jalan di hari weekend? Pernah nggak lo berusaha mikir, apa yang ada di otak si pencipta benda yang sekarang sering banget lo lihat dan lo gunakan setiap hari? Nah, hal yang kedengarannya sepele banget itu sebetulnya asyik banget lo untuk kita telusuri dan pastinya bakal nambah wawasan lo semua dehhh.

Era modern seperti saat ini tentu bukan hal yang sulit buat lo nemuin buku biografi.  Coba aja lo mulai baca komik keluaran Elex Media Komputindo yang Seri Tokoh Dunia. Serius deh coba untuk awal-awal lo baca komik aja dulu, seri tokoh dunia itu cukup enak dibaca lho. Bayangin deh kalo lo seenggaknya tau gimana perjuangan orang-orang yang menemukan barang-barang yang paling bermanfaat buat lo. Dengan begitu, lo juga jadi bisa lebih ngehargain benda itu. Bye the way, siapa aja sih yang berkontibusi terhadap gadget yang saat ini lo pake?

  • Bapak Komputer Modern? Mungkin lo akan menyebut nama Bill Gates atau Steve Jobs? Loh salah guys? Karna yang benar adalah Alan Turing.  Lah kok dia sihh? Mungkin kedengarannya nama beliau sangat asing ditelingah lo, iyakan? Nah, buat lo yang belum tau, kontribusi Alan Turing sangat besar dalam berbagai bidang, terutama perkembangan komputer, algoritma dan sistem komputasi. Bisa dibilang gimana cara seluruh alat digital di sekitar lo bekerja untuk memproses informasi komputasi itu adalah hasil jerih payah pemikiran dia. Kalo lo baca tentang kehidupan dia, lo bakal terperangah tentang gimana jerih payah dia untuk membongkar sandi rahasia NAZI untuk membantu sekutu memenangkan perang dunia II. Lo juga bisa ngeliat betapa keren dan jeniusnya Alan Turing dalam mengembangkan konsep Morphogenesis, sebuah pendekatan matematis untuk memprediksi perubahan bentuk pada setiap organic life.

  • Dua Pendiri GOOGLE : pernah ngebayangin apa jadinya dunia tanpa google? Informasi juga sulit dijangkau, nyasar melulu karena gak ada google maps, susah nerjemahin buku karena gak ada google translate, bingung nyari bahan referensi tugas dari guru atau dosen. Berterima kasihlah pada Larry Page dan Sergey Brin yang telah menciptakan keajaiban bernama google. Dengan ngeliat gimana sih kegigihan mereka untuk menciptakan suatu konsep yang mungkin gak pernah kepikiran sama sekali sama orang lain.

Manfaat Kedua

“Jadi Inspirasi Buat Kita”

Pernah ngerasa bersemangat atau termotivasi ngelakuin sesuatu setelah mendengar suatu kisah, mengalami suatu kejadian, atau mendengar quote dari orang? Itu artinya lo lagi terinspirasi. Atau ada ngga dari lo yang merasa kurang termotivasi dalam belajar atau melakukan sesuatu? Mungkin lo butuh inspirasi sob? Inspirasi tuh sebenarnya apa sih? Walaupun abstrak, sebenernya udah ada penelitian yang dilakuin sama Thrash dan Elliot yang berhasil ngejelasin ciri-ciri inspirasi di tahun 2003.

  • Pertama, inspirasi tuh ide, solusi, atau apapun itu yang nongol di otak lo, dan nongolnya secara spontan, tanpa lo duga-duga ataupun rencanain.
  • Kedua, inspirasi bersifat transendental atau melampaui akal sehat yang kita miliki atau pengalaman fisik yang alami sebagai manusia. Kalo menurut kedua sesepuh di atas, ciri transendental ini termanifestasi lewat emosi positif yang kita rasain saat melihat hal yang indah dan baik, dan emosi itu ngebuat kita menyadari beragam kesempatan yang bisa kita ambil dalam hidup. Sesekali rada-rada Filosofis dikit nggak apa ye? hehe..
  • Ketiga, inspirasi berkaitan banget dengan motivasi. Lo merasa terdorong untuk mewujudkan ide atau visi yang tadi udah nongol di kepala lo.

Tapi masalahnya, lo nggak bisa keinspirasi kalau nggak ada stimulus atau suatu hal yang bisa ngebangkitin inspirasi di dalam diri lo. Nah, dengan menelusuri kehidupan orang-orang hebat melalui biografi mereka, sebetulnya ada banyak banget pembangkit inspirasi di dalam kisah hidup orang-orang hebat yang unik. Dan sebenarnya ini bisa jadi cambuk yang bagus lho buat ngebakar semangat belajar dan eksplorasi diri lo.

  • Thomas Edison: pernah mikir nggak apa yang terjadi kalau tidak ada lampu di dunia ini? Lo kagak bisa belajar malem hari karena lo kagak gak ada penerangan yang memadai. Thomas Alva Edison, Si Penemu Bohlam itu gak langsung berhasil dan nemuin tuh bohlam, tapi dia gagal sampe 1000 kali. Namun, dia kagak langsung nyerah, sampe akhirnya dia nemuin tuh bohlam. Nggak hanya itu, dia dulu juga pernah dikeluarkan dari sekolah sampe dia akhirnya jualan koran di stasiun kereta api. Dia juga bukan berasal daari keluarga yang kaya dan berada. Udah jelas kalo hidupnya kagak mudah, tapi dia berhasil memberikan sesuatu yang sangat bermanfaat bagi peradaban manusia dan lo bisa belajar dari dia.
  • Marie Curie: tau gak lo tentang kisah Marie Curie? Dia adalah orang pertama dan satu-satunya cewek yang memenangkan dua penghargaan Nobel Prize di dua bidang disiplin ilmu fisika dan kimia atas penelitiannya tentang radiokativitas dan isolasi radium murni. Lo tahu kagak kalau dia dulu nggak boleh masuk ke universitas yang formal karena dia perempuan. Jaman itu, cuma pria yang boleh masuk universitas. Akhirnya dia bekerja dan berusaha untuk mendapatkan uang untuk kuliah, hingga ahirnya dia bisa kuliah dengan uang yang sangat terbatas. Dia bahkan sering sakit-sakitan karena cuma makan roti, mentega, dan teh. Ketidakmampuan finansial seharusnya bukan jadi alasan lo untuk berhenti bermimpi dan belajar.


Manfaat Ketiga

“Lo jadi memahami perkembangan sejarah ilmu pengetahuan yang berkesinambungan”

Dengan baca biografi, lo bisa bandingin kalau pemikiran orang-orang tahun 1800-an tuh gimana, sih? Kenapa orang-orang di tahun 2000-an pemikirannya bisa beda sama orang-orang tahun 1900-an? Kenapa pemikiran seorang Marx bisa mengubah paradigma dunia tentang sistem ekonomi dan politik, gimana gagasan MK.Gandhi menjadi inspirasi Mandela, Martin Luther King, Jr, dan banyak aktivis kemanusiaan untuk memperjuangkan kesetaraan HAM di negaranya masing-masing. Terus, dari situ lo juga bisa belajar bahwa ilmu pengetahuan tuh sifatnya dinamis dan terus berkembang dari zaman ke zaman. Ada tiga pendekatan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan itu sendiri :

  • The cyclical hypothesis: melihat bahwa apa yang terjadi pada saat ini pernah terjadi pada masa lalu.
  • The linear-Progression Hypothesis: dalam pandangan ini, generasi sebelumnya berkontribusi untuk menciptakan keadaan sekarang. Biasanya terjadi dalam ilmu sains dan teknologi. Contoh, dulu Aristoteles menganggap bahwa makhluk hidup terbuat dari benda mati. Anggapan tersebut merupakan sesuatu yang baru pada jamannya dan luar biasa pada masanya, sampai hal tersebut dibuktikan salah oleh Fransisco Redi yang membuktikan bahwa makhluk hidup bukan berasal dari benda mati.
  • The Chaos Hypothesis: dalam pandang ini, sejarah adalah sesuatu yang chaos dan tidak dapat diprediksi. Contohnya tren pakaian dan tren bahasa. Dari dulu ampe sekarang, perkembangan tren pakaian tuh bener-bener gak bisa diliat pattern-nya secara jelas.

Mungkin membaca biografi nggak akan membuat IQ lo tiba-tiba langsung melejit 10 angka. Mungkin membaca biografi bukanlah hal yang bisa membuat lo diterima universitas yang lo pengin masukin. Tapi, dengan membaca biografi lo bisa belajar banyak dari tokoh-tokoh yang memanfaatkan waktu singkatnya di dunia ini untuk melakukan hal-hal keren luar biasa.

Okay sebagai penutup, gua cuma mau kasih rekomendasi beberapa tokoh yang menurut gua penting banget buat lo ketahui dan baca atau tonton biografinya. Tokoh-tokoh ini menurut gua pribadi sih wajib banget lo ketahui, jangan sampe deh kalo nanti lo kuliah, terus begitu ditanya siapa itu MK.Gandhi terus lo bengong. Nah, sebagian besar dari tokoh-tokoh rekomendasi dari gue dan zenius sebetulnya udah disebutin di atas, cuma gua sebut ulang deh biar lo lebih gampang ngeliatnya dan ada beberapa rekomendasi tambahan juga :

Bidang saintis :

  • Albert Einstein
  • Issac Newton
  • Marie Curie
  • Charles Darwin
  • Galileo Galilei

Bidang teknologi

  • Bill Gates
  • Steve Jobs
  • Alan Turing
  • Larry Page
  • Sergey Brin
  • Thomas Edison

Bidang sosial-politik

  • Karl Marx
  • Mahatma Gandhi
  • Nelson Mandela
  • Martin Luther King, Jr
  • Aung San Suu Kyi
  • Dalai Lama 14th
  • Pope John Paul II
  • Franklin D.Roosevelt

Nah, sebetulnya masih banyak banget lagi yang pengen gua sebut tapi nanti jadi kepanjangan. Mungkin di antara lo sendiri ada yang bisa nambahin di comment section di bawah artikel ini dari bidang yang lain seperti musik, olahraga, seni dan lain-lain. Moga-moga nih, dengan baca biografi orang-orang keren ini, lo bisa belajar bahwa semua orang bisa memberikan kontribusi kepada lingkungannya, terlepas dari latar belakang kehidupannya, setiap orang hebat memiliki masalah dan perjuangannya masing-masing. Dan semua pengalaman tak ternilai itu, tertuang dalam sebuah buku atau film Biografi. Masalahnya adalah apakah lo mau melakukan itu? Tentu jawabannya ada pada diri lo sendiri, seeyou next article guyss….